Posts

Showing posts from November, 2014

Cukup bagiku

Cukup bagiku.
The Muhibbain ft Lah.

Sungguh cukuplah bagiku
Apa yang Kau tahu
Dari segala inginku

Sungguh cukuplah bagiku
Apa yang Kau tahu
Dari segala pintaku


Kau memiliki diriku
Akulah hamba-Mu
Dan itu kebanggaanku


Aku masih tetap ada di pintu-Mu
Tak ku jemu tak ku lelah tuk menunggu
Kerna segalanya aku sangat inginkan rahmat-Mu
Ku yakin Kau tahu dan itu cukuplah bagiku


Sungguh cukuplah bagiku
Apa yang Kau tahu
Dari segalanya aku


Oh Tuhanku
Pintaku hanya pada-Mu


Bantulah aku melangkah untuk mendekati-Mu
Selalu tanpa jemu tanpa lelah cinta-Mu
Kerna segalanya aku ingin selalu bersama-Mu
Ku yakin Kau tahu dan itu cukuplah bagiku

bukan penat.

"Jom, lumba!" Katanya dengan bersemangat.

"Jom, lumba!" Ajaknya selepas selang beberapa hari.

"Jom kak yna, kita lumba!" Laungnya lagi setelah beberapa minggu berlalu.

Tapi kini aku tak dengar lagi ajakanmu.

Rindu.

Walaupun tak jumpa, jauh dalam hati aku masih menyahut cabaranmu itu.

Janjilah kau akan selalu 'kuat' disitu.

Moga di garisan penamat kita kembali bertemu.

"Jom, akak tak pernah serik untuk berhenti berlumba!"

(3:133)

pintu kayu di BQ

apabila berhadapan dengan si pemalu,
'raja' bertambah malu untuk tidak berkelakuan malu,
'rakyat' pun tertunduk akur membisu,
lantaran mata tersilau dek cahaya iman si pemalu.



...&malubiarbertempat.